Selasa, 27 Maret 2018

TUGAS 1


PENDAPATAN PERKAPITA


Pendapatan per kapita adalah besarnya pendapatan rata-rata penduduk di suatu negara. Pendapatan per kapita didapatkan dari hasil pembagian pendapatan nasional suatu negara dengan jumlah penduduk negara tersebut. Pendapatan per kapita juga merefleksikan PDB per kapita.
Pendapatan per kapita sering digunakan sebagai tolok ukur kemakmuran dan tingkat pembangunan sebuah negara; semakin besar pendapatan per kapitanya, semakin makmur negara tersebut.


Rincian
2010
2011
2012
2013
2014
2015*
2016**
Produk Domestik Bruto (miliar rupiah)
6 864 133.1
7 831 726.0
8 615 704.5
9 546 134.0
10 569 705.3
11 531 716.9
12 406 809.8
Produk Domestik Bruto per kapita (ribu rupiah)
 28 778.2
 32 363.7
 35 105.2
 38 365.9
 41 915.9
 45 140.7
 47 957.4
Produk Nasional Bruto (miliar rupiah)
6 681 362.2
7 614 833.3
8 372 511.5
9 260 807.8
10 215 312.2
11 153 394.9
11 986 721.6
Produk Nasional Bruto per kapita (ribu rupiah)
 28 011.9
 31 467.5
 34 114.3
 37 219.2
 40 510.5
 43 659.8
 46 333.6
Pendapatan Nasional (miliar rupiah)
5 172 926.0
5 967 173.9
6 510 395.3
7 188 558.5
7 911 932.2
8 428 985.8
9 411 096.0
Pendapatan Nasional per kapita (ribu rupiah)
 21 687.7
 24 658.7
 26 527.0
 28 890.8
 31 376.0
 32 995.1
 36 377.7
Jumlah penduduk pertengahan tahun1 (juta orang)
  238.5
  242.0
  245.4
  248.8
  252.2
  255.5
  258.7






























LAJU INFLASI


Inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (continue) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi, sampai termasuk juga akibat adanya ketidaklancaran distribusi barang. Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu.
Inflasi juga merupakan proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi adalah indikator untuk melihat tingkat perubahan, dan dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-memengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga.


Bulan
2005
2006
2007
2008
2009
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
Januari
118.53
1.43
138.72
1.36
147.41
1.04
158.26
1.77
113.78
-0.07
Februari
118.33
-0.17
139.53
0.58
148.32
0.62
159.29
0.65
114.02
0.21
Maret
120.59
1.91
139.57
0.03
148.67
0.24
160.81
0.95
114.27
0.22
April
121.00
0.34
139.64
0.05
148.43
-0.16
161.73
0.57
113.92
-0.31
Mei
121.25
0.21
140.16
0.37
148.58
0.1
164.01
1.41
113.97
0.04
Juni
121.86
0.5
140.79
0.45
148.92
0.23
110,08*)
2,46*)
114.1
0.11
Juli
122.81
0.78
141.42
0.45
149.99
0.72
111.59
1.37
114.61
0.45
Agustus
123.48
0.55
141.88
0.33
151.11
0.75
112.16
0.51
115.25
0.56
September
124.33
0.69
142.42
0.38
152.32
0.8
113.25
0.97
116.46
1.05
Oktober
135.15
8.7
143.65
0.86
153.53
0.79
113.76
0.45
116.68
0.19
November
136.92
1.31
144.14
0.34
153.81
0.18
113.9
0.12
116.65
-0.03
Desember
136.86
-0.04
145.89
1.21
155.5
1.1
113.86
-0.04
117.03
0.33
Tingkat Inflasi

17.11

6.6

6.59

11.06

2.78






















Bulan
2010
2011
2012
2013
20142)
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
Januari
118.01
0.84
126.29
0.89
130.9
0.76
136.88
1.03
110,992)
1.07
Februari
118.36
0.3
126.46
0.13
130.96
0.05
137.91
0.75
111.28
0.26
Maret
118.19
-0.14
126.05
-0.32
131.05
0.07
138.78
0.63
111.37
0.08
April
118.37
0.15
125.66
-0.31
131.32
0.21
138.64
-0.1
111.35
-0.02
Mei
118.71
0.29
125.81
0.12
131.41
0.07
138.6
-0.03
111.53
0.16
Juni
119.86
0.97
126.5
0.55
132.23
0.62
140.03
1.03
112.01
0.43
Juli
121.74
1.57
127.35
0.67
133.16
0.7
144.63
3.29
113.05
0.93
Agustus
122.67
0.76
128.54
0.93
134.43
0.95
146.25
1.12
113.58
0.47
September
123.21
0.44
128.89
0.27
134.45
0.01
145.74
-0.35
113.89
0.27
Oktober
123.29
0.06
128.74
-0.12
134.67
0.16
145.87
0.09
114.42
0.47
November
124.03
0.6
129.18
0.34
134.76
0.07
146.04
0.12
116.14
1.5
Desember
125.17
0.92
129.91
0.57
135.49
0.54
146.84
0.55
119
2.46
Tingkat Inflasi

6.96

3.79

4.3

8.38

8.3



























Bulan
2015
2016
2017
2018
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
IHK
Inflasi
Januari
118.71
-0.24
123.62
0.51
127.94
0.97
132.10
0.62
Februari
118.28
-0.36
123.51
-0.09
128.24
0.23
132.32
0.17
Maret
118.48
0.17
123.75
0.19
128.22
-0.02


April
118.91
0.36
123.19
-0.45
128.33
0.09


Mei
119.50
0.50
123.48
0.24
128.83
0.39


Juni
120.14
0.54
124.29
0.66
129.72
0.69


Juli
121.26
0.93
125.15
0.69
130.00
0.22


Agustus
121.73
0.39
125.13
-0.02
129.91
-0.07


September
121.67
-0.05
125.41
0.22
130.08
0.13


Oktober
121.57
-0.08
125.59
0.14
130.09
0.01


November
121.82
0.21
126.18
0.47
130.35
0.2


Desember
122.99
0.96
126.71
0.42
131.28
0.71


Tingkat Inflasi

3.35

3.02

3.61

0.79




























KEMISKINAN


Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan, dll.
Kemiskinan juga merupakan masalah yang ditandai oleh berbagai hal antara lain rendahnya kualitas hidup penduduk, terbatasnya kecukupan dan mutu pangan, terbatasnya dan rendahnya mutu layanan kesehatan, gizi anak, dan rendahnya mutu layanan pendidikan. Selama ini berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi kemiskinan melalui penyediaan kebutuhan pangan, layanan kesehatan dan pendidikan, perluasan kesempatan kerja dan sebagainya.
Berbagai upaya tersebut telah berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin dari 29,13 juta (11.96%) pada tahun 2012 menjadi 26.58 juta (10.12 %) pada september 2017 . 

Untuk lebih jelas ini tabel dan grafik Jumlah Penduduk miskin, Presentase Penduduk Miskin, dan Garis Kemiskinan, 1970-2017.

Tahun
Jumlah Penduduk Miskin (Juta Orang)
Persentase Penduduk Miskin
Garis Kemiskinan (Rp/Kapita/Bulan)
Kota
Desa
Kota+Desa
Kota
Desa
Kota+Desa
Kota
Desa
1970
n.a
n.a
70.00
n.a
n.a
60.00
n.a
n.a
1976
10.00
44.20
54.20
38.80
40.40
40.10
4 522
2 849
1978
8.30
38.90
47.20
30.80
33.40
33.30
4 969
2 981
1980
9.50
32.80
42.30
29.00
28.40
28.60
6 831
4 449
1981
9.30
31.30
40.60
28.10
26.50
26.90
9 777
5 877
1984
9.30
25.70
35.00
23.10
21.20
21.60
13 731
7 746
1987
9.70
20.30
30.00
20.10
16.10
17.40
17 381
10 294
1990
9.40
17.80
27.20
16.80
14.30
15.10
20 614
13 295
1993
8.70
17.20
25.90
13.40
13.80
13.70
27 905
18 244
1996
7.20
15.30
22.50
9.70
12.30
11.30
38 246
27 413
1996
9.42
24.59
34.01
13.39
19.78
17.47
42 032
31 366
1998
17.60
31.90
49.50
21.92
25.72
24.20
96 959
72 780
1999
15.64
32.33
47.97
19.41
26.03
23.43
92 409
74 272
2000
12.31
26.43
38.74
14.60
22.38
19.14
91 632
73 648
2001
8.60
29.27
37.87
9.79
24.84
18.41
100 011
80 382
2002
13.32
25.08
38.39
14.46
21.10
18.20
130 499
96 512
2003
12.26
25.08
37.34
13.57
20.23
17.42
138 803
105 888
2004
11.37
24.78
36.15
12.13
20.11
16.66
143 455
108 725
2005
12.40
22.70
35.10
11.68
19.98
15.97
165 565
117 365
2006
14.49
24.81
39.30
13.47
21.81
17.75
174 290
130 584
2007
13.56
23.61
37.17
12.52
20.37
16.58
187 942
146 837
2008
12.77
22.19
34.96
11.65
18.93
15.42
204 896
161 831
2009
11.91
20.62
32.53
10.72
17.35
14.15
222 123
179 835
2010
11.10
19.93
31.02
9.87
16.56
13.33
232 989
192 354
Maret 2011
11.05
18.97
30.02
9.23
15.72
12.49
253 016
213 395
September 2011
10.95
18.94
29.89
9.09
15.59
12.36
263 594
223 181
Maret 2012
10.65
18.49
29.13
8.78
15.12
11.96
267 408
229 226
September 2012
10.51
18.09
28.59
8.60
14.70
11.66
277 382
240 441
Maret 2013
10.33
17.74
28.07
8.39
14.32
11.37
289 042
253 273
September 2013
10.63
17.92
28.55
8.52
14.42
11.47
308 826
275 779
Maret 2014
10.51
17.77
28.28
8.34
14.17
11.25
318 514
286 097
September 2014
10.36
17.37
27.73
8.16
13.76
10.96
326 853
296 681
Maret 2015
10.65
17.94
28.59
8.29
14.21
11.22
342 541
317 881
September 2015
10.62
17.89
28.51
8.22
14.09
11.13
356 378
333 034
Maret 2016
10.34
17.67
28.01
7.79
14.11
10.86
364 527
343 647
September 2016
10.49
17.28
27.76
7.73
13.96
10.70
372 114
350 420
Maret 2017
10.67
17.10
27.77
7.72
13.93
10.64
385 621
361 496
September 2017
10.27
16.31
26.58
7.26
13.47
10.12
400 995
370 910






































































PENGANGGURAN


Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran seringkali menjadi masalah dalam perekonomian, karena dengan adanya pengangguran, produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya.



Pendikan Tertinggi yang Ditamatkan



2013


2014


2015


2016


2017
Bulan
Februari
Agustus
Februari
Agustus
Februari
Agustus
Februari
Agustus
Februari
Agustus

Tidak/belum pernah sekolah

112,435

81,432

134,040

74,898

124,303

55,554

94,293

59,346

92,331

62,984
Tidak/belum tamat SD

523,400

489,152

610,574

389,550

603,194

371,542

557,418

384,069

546,897

404,435

SD

1,421,873

1,347,555

1,374,822

1,229,652

1,320,392

1,004,961

1,218,954

1,035,731

1,292,234

904,561

SLTP

1,821,429

1,689,643

1,693,203

1,566,838

1,650,387

1,373,919

1,313,815

1,294,483

1,281,240

1,274,417

SLTA Umum/SMU

1,874,799

1,925,660

1,893,509

1,962,786

1,762,411

2,280,029

1,546,699

1,950,626

1,552,894

1,910,829
SLTA Kejuruan/SMK

864,649

1,258,201

847,365

1,332,521

1,174,366

1,569,690

1,348,327

1,520,549

1,383,022

1,621,402

Akademi/Diploma

197,270

185,103

195,258

193,517

254,312

251,541

249,362

219,736

249,705

242,937

Universitas

425,042

434,185

398,298

495,143

565,402

653,586

695,304

567,235

606,939

618,758

Total

7,240,897

7,410,931

7,147,069

7,244,905

7,454,767

7,560,822

7,024,172

7,031,775

7,005,262

7,005,262









































Daftar Pustaka :

KOMPARASI KORUPSI DI INDONESIA, MALAYASIA DAN KOREA

1. SKOR CPI INDONESIA, MALAYSIA DAN KOREA TAHUN 2016-2020 Dari hasil tabel dan diagram diatas dapat diketahui...