Jumat, 27 April 2018

TUGAS 2


PENGANGGURAN

Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak.


PENYEBAB PENGANGGURAN

1.     Adanya Ketidakseimbangan Antara Lapangan Kerja Dengan Jumlah Tenaga Kerja.

Semakin lama jumlah tenaga kerja semakin meningkat. Jumlah lulusan sarjana hingga master bahkan sulit memiliki pekerjaan karena sedikitnya jumlah lapangan kerja yang tersedia. Salah satu contoh jurusan yang lulusan sarjananya banyak menganggur adalah sarjana hukum.

2.     Kurangnya Pendidikan dan Keterampilan

Kurangnya pendidikan menyebabkan seseorang sangat sulit untuk diserap sebagai tenaga kerja. Orang yang tidak memiliki pendidikan yang tinggi biasanya hanya akan berakhir sebagai pekerja kasar. Jika pekerjaan kasar tidak ada dan tidak memiliki jiwa pengusaha, maka seseorang bisa menjadi pengangguran abadi.

3.     Kemiskinan

Istilah yang kaya tambah kaya dan yang miskin semakin miskin bukanlah isapan jempol belaka. Orang-orang yang berlatar belakang dari keluarga yang miskin umumnya juga akan miskin karena tidak memiliki kesempatan memperoleh pendidikan, atau tidak memiliki cukup bekal untuk merantau. Akhirnya, hal yang akan mereka lakukan hanyalah menganggur. Kemiskinan menjadi salah satu biang kerok penyebab terjadinya pengangguran di Indonesia.

4.     Domisili Yang Jauh Dari Tempat Yang Banyak Membuka Lapangan Kerja

Daerah yang kurang berkembang biasanya akan menjadi sarang bagi banyak pengangguran. Orang-orang yang ada di daerah terpencil biasanya memiliki keinginan untuk sukses yang besar. Namun, apa daya jika domisili mereka jauh dari kampong halaman dan tidak memperoleh restu untuk mengadu nasib di tanah rantau. Akhirnya, orang seperti ini akan berakhir menjadi pengangguran.

5.     Terjadinya PHK

Salah satu momok paling ditakuti oleh karyawan swasta adalah PHK atau pemutusan hubungan kerja. PHK menjadi salah satu penyebab terjadinya pengangguran karena biasanya orang yang telah di PHK akan kehilangan lapangan kerja dan sulit menemukan tempat kerja yang baru.

6.     Keberadaan Pasar Global Yang Lebih Bebas

Di era pasar global dan perdagangan global yang begitu bebas, maka pengangguran akan menjadi salah satu masalah besar. Perusahaan asing cenderung memasukkan pekerja dari negara mereka dari pada menggunaka tenaga kerja asli. Akhirnya, masyarakat asli hanya menjadi pengangguran.

7.     Tingginya Tingkat Kemajuan Teknologi dan Informasi 

Adanya kemajuan teknologi di satu sisi memang kerja semakin efisien tetapi di sisi lain tenaga kerja akan banyak kehilangan pekerjaannya. Sebagai contoh untuk mengetik sebuah majalah dengan adanya pembatasan waktu dibutuhkan banyak orang, tetapi dengan munculnya komputer, maka pengetikan tersebut cukup dengan satu orang, yang berarti sebagian tenaga kerja tersebut terpaksa tidak bisa melanjutkan pekerjaannya karena sudah digantikan mesin.

8.     Menurunnya Permintaan Tenaga Kerja 

Semenjak krisis moneter yang terjadi akhir tahun 1997 yang lalu, tingkat pengangguran di Indonesia semakin tinggi, salah satu penyebabnya adalah banyaknya perusahaan/pabrik tutup. Tutupnya perusahaan ini memang karena situasi dan kondisi terutama bagi perusahaan yang bahan bakunya mengimpor dari luar. Pengangguran besar- besaran dapat terjadi jika tingkat pembelanjaan dalam suatu perekonomian turun drastis. Oleh sebab itu salah satu cara untuk mengatasinya agar jumlah pengangguran ini terkendali adalah membeli barang-barang buatan sendiri.

9.     Adanya Kelemahan Dalam Pasar Tenaga Kerja 

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa motif tenaga kerja di dalam bekerja adalah untuk mendapatkan upah atau gaji. Sampai sejauh mana pekerjaan itu dilakukan tergantung pada sampai seberapa besar tingkat upah yang diterima. Hal ini berarti harus ada kesepakatan antara pihak perusahaan dengan pihak pekerja dalam menjalankan pekerjaannya. Namun pada kenyataannya posisi tawar pekerja sangat lemah sehingga muncul apa yang dinamakan ketidakadilan. Untuk mengantisipasi ketidakadilan tersebut dibentuklah serikat pekerja yang tujuannya melindungi hak-hak para pekerja. Di pihak lain pemerintah sebagai penentu kebijakan seringkali dianggap terlalu ikut campur tangan dalam pasar tenaga kerja. Dengan demikian serikat pekerja dan pemerintah karena perannya tersebut secara tidak langsung menimbulkan munculnya pengangguran.

10.  Kurangnya Informasi Tentang Lowongan Pekerjaan 

Pemerintah beserta pihak swasta sepakat untuk membuka luas informasi tentang lowongan pekerjaan yang tersedia. Jika kita pergi ke kantor-kantor atau ke tempat-tempat umum yang strategis, di sana terdapat papan pengumuman yang berisi di antaranya adalah informasi mengenai lowongan pekerjaan. Begitu juga media-media baik itu media cetak maupun media radio dan televisi ataupun media yang lainnya, di sana juga seringkali memampangkan informasi lowongan pekerjaan.


PROGRAM PEMERINTAH DALAM MENGATASI PENGANGGURAN

Setiap warga negara berhak mempunyai pekerjaan dan memiliki kehidupan yan layak seperti hal nya tercantum pada pasal 27 UUD 1945 yang berbunyi ” Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, maka pemerintah wajib menyediakan lapangan kerja dan melindungi hak-hak tenaga kerja”. Oleh karena itu pemerintah harus dapat memberikan berbagai solusi dan berupaya untuk menurunkan atau mengatasi masalah pengangguran yang ada. Berikut ini beberapa upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam mengatasi masalah pengangguran yaitu sebagai berikut:

1.     Menciptakan Lapangan Pekerjaan Seluas-luasnya

Terjadinya masalah pengangguran disebabkan karena tidak seimbangnya perbandingan antara lapangan pekerjaan dan tenaga kerja. Oleh karena itu salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah yaitu dengan menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya. Menurut ahli ekonomi yaitu Prof. Soemitro Djoyohadikoesoemo berpendapat bahwa mempeluas kesempatan kerja dapat dilakukan dengan dua cara yaitu yang pertama dengan cara mengembangkan industri padat karya dan yang kedua dengan menyelenggaraka proyek pekerjaan umum. Cara yang pertama yaitu dengan mengembangkan industri, pengembangan industri dapat dilakukan dengan cara meningkatkan modal asing dan juga modal dalam negeri. Dan cara kedua yaitu dengan menyelenggarakan proyek pekerjaan umum contohnya seperti proyek dalam pembuatan jalan tol. Selain itu cara lain pemerintah  untuk membuka kesempatan kerja yaitu dengan mengirimkan tenaga kerja yang ada di Indonesia untuk bekerja di luar negeri dengan melalui departemen tenaga kerja ataupun melalui jasa tenaga kerja.

2.     Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja

Salah satu faktor kenapa tingkat pengangguran di Indonesia masih tinggi yaitu keterampilan atau kinerja setiap tenaga kerja. Oleh karena itu sangat perlu seorang pengangguran meningkatkan kualitas tenaga kerjanya agar tingkat pengangguran berkurang. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yaitu dengan cara latihan untuk pengembangan profesionalisme tenaga kerja, selain itu dengan mencoba latihan magang di tempat kerja, dan cara yang sangat ampuh untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja yaitu dengan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat setempat dan juga menyesuaikan bakat yang dimiliki masyarakat dengan usaha baik itu melalui pendidikan formal, kursus, ataupun lain-lain.

3.     Mengadakan Proyek Magang Bagi Calon Tenaga Kerja

Salah satu cara pemerintah untuk mengurangi penganggura yaitu dengan mengadakan suatu proyek magang bagi calon tenaga kerja. Dengan adanya pelatihan pada magang maka calon tenaga kerja akan menjadi lebih terampil dan akan membantu mengatasi masalah pengangguran. Selain itu dengan cara mengadakan berbagai pelatihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing para pencari kerja.

4.     Meningkatkan Kesejahteraan Tenaga Kerja

Upaya pemerintah yang keempat untuk mengatasi masalah pengangguran yaitu dengan meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja. Adapun cara yang dapat dlakukan untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja yaitu dengan cara mengikutikan semua pekerja kepada asuransi jaminan sosial, menyarankan setiap perusahaan untuk dapat meningkatkan keselamatan kerja, mewajibkan setiap perusahaan yang ada untuk dapat memenuhi hak tenaga kerja, dan cara terakhir ayitu dengan menetapkan adanya upah minimum regional.

5.     Pengembangan Sektor Informal

Upaya Pemerintah dalam mengatasi pengangguran yaitu dengan mengembangkan usaha pada sektor informal. Sektor informal biasanya banyak ditemukan di negara-negara berkembang. Indonesia merupakan salah satu negara berkembang sehingga dengan mengambangkan setor informal akan membantu dalam mengatasi masalah pengangguran. Sektor informal sangat cocok digunakan untuk upaya pengangguran sebab pada sektor informal untuk bekerja pada sektor informal tidak harus memiliki pendidikan yang tinggi. Pertumbuhan penduduk yang begitu pesat membuat beberapa perusahaan pada sektor formal mengalami kendala dalam menyediakan kesempatan kerja. Akan tetapi ada beberapa negara berkembang yang berpendapat bahwa sektor informal ini merupakan sebuah lambang dari keterbelakangan suatu negara. Akan tetapi jika kita berpikir optimis maka dengan adanya sektor ini sangat membantu dalam mengatasi pengangguran.

6.     Pengembangan Program Transmigrasi 

Transmigrasi adalah proses perpindahan suatu penduduk dari suatu tempat ke tempat yang lain. Dengan adanya transmigrasi maka dapat mengurangi tingkat pengangguran, hal ini disebabkan akan terjadi kemerataan jika dilakukan pengembangan program transmigrasi. Dengan adanya program transmigrasi maka selurh penjuru di Indonesia dapat saling mendapatkan pekerjaan, maka para pencari kerja dapat dengan mudahnya mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian kita.

7.     Meningkatkan Investasi

Cara yang terakhir yaitu dengan meningkatkan investasi. Apa hubungannya investasi dengan pengangguran?. Investasi merupakan salah satu hal pokok yang sangat penting dalam sebuah sistem perekonomian. Dengan adanya investasi yang meningkat, maka bisnis yang ada suatu negara akan terus berkembang. Dengan berkembangnya suatu bisnis maka akan dapat banyak menciptakan lapangan pekerjaan sehingga pengangguranpun akan berkuranG.


IDE DAN GAGASAN

Masalah pengangguran di Indonesia sangatlah serius, untuk mengurangi tingkat pengangguran, maka harus ada peran pemerintah. Pemerintah harus bisa mengeluarkan kebijakan yang bisa terciptanya lapangan pekerjaan, serta menjalankan kebijakan yang konsisten tersebut dengan sungguh-sungguh sampai terlihat hasil yang maksimal. Pemerintah memberikan penyuluhan, pembinaan dan pelatihan kerja kepada masyarakat untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri sesuai dengan kemampuan dan minatnya masing-masing untuk mengembangkan kompetensi kerja guna meningkatkan kemampuan, produktifitas dan kesejahteraan. Selain dari pemerintah, masyarakat juga harus ikut berpartisipasi dalam upaya pengurangan jumlah pengangguran yang terjadi di Indonesia.






Referensi :
( Sabtu, 28 April 2018. 12:38 WIB )
( Sabtu, 28 April 2018. 13:26 WIB )
( Sabtu, 28 April 2018. 14:00 WIB )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOMPARASI KORUPSI DI INDONESIA, MALAYASIA DAN KOREA

1. SKOR CPI INDONESIA, MALAYSIA DAN KOREA TAHUN 2016-2020 Dari hasil tabel dan diagram diatas dapat diketahui...